Kejutan di Pawai Budaya Jembrana 2013 : Lolak Berikan Anugerah Pelestari Budaya Pada Bupati Jembrana

Selain menyapa ribuan penggemarnya di Kabupaten Jembrana, kehadiran Lolak dalam pawai budaya Jembrana pada(31/8) ternyata juga membawa misi berbeda. Lolak yang hadir bersama pengurus Yayasan Kesenian Bali Cabang Jembrana menyiapkan sebuah kejutan khusus pada Bupati Jembrana. Apa itu ? bacaselengkapnya

SENATOR BALI HARAPKAN TRANSPARANSI ANGGARAN PESTA KESENIAN BALI

Pesta Kesenian Bali yang pada tahun 2013 ini berusia 35 tahun, memang semakin mendapat apresiasi dari seniman dan masyarakat. Dalam pelaksanaannya Pesta Kesenian Bali (PKB) ditujukan untuk menampilkan berbagai hasil kreasi dan inovasi seniman Bali. Maka tidak salah bila setiap tahun PKB selalu ditunggu oleh seniman maupun masyarakat Bali.

Dalam perjalanannya, masalah yang dihadapi Pesta Kesenian Bali dari tahun ke tahun semakin kompleks. Permasalahan tersebut diantaranya kesiapan panitia, permasalahan parkir, kebersihan areal pameran dan mahalnya harga stand pameran Pesta Kesenian Bali. Akibatnya tidak sedikit keluhan yang muncul atas pelaksanaan PKB tahun ini.

Munculnya beberapa keluhan dan kritikan dari masyarakat tersebut mengundang perhatian seniman Bali yang juga Anggota DPD RI, I Kadek Arimbawa. Senator yang akrab disapa Lolak itu menginisiasi pertemuan bertajuk rapat dengar pendapat pada Jumat (2/8), yang dihadiri oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Kepala UPTD Art Centre Denpasar, serta perwakilan seniman dan pedagang (pameran) PKB. baca selengkapnya

Lolak Kunjungi Sang Senior di Rumah Sakit

Beritabali.com, Denpasar. Kunjungan Kadek “Lolak” Arimbawa ke Rumah Sakit Sanglah (17/2) lalu menjadi momen tersendiri bagi Lolak dan seniman drama gong Bali, I Wayan Tarma alias Dolar. Pertemuan keduanya seolah menjadi reuni pelawak beda generasi ini. Meski diwarnai canda dan gelak tawa, Dolar yang kini tidak dapat berbicara secara jelas, merasa terharu dan sempat menangis di depan senator asal Klungkung tersebut.

lolak Kunjungi Dolar

Arimbawa yang hadir sekitar pukul 11.40 siang di Ruang Nagasari RS. Sanglah sempat meminta maaf karena keterlambatannya menjenguk Dolar. “Sesampai di Bali tanggal 16 kemarin, tiang wenten ngayah di Banjar Babakan, Manggis, Karangasem bersama Yayasan Kesenian Bali. Sehingga tiang baru bisa hadir siang ini” ungkapnya. Lolak menyatakan bahwa dirinya tidak mau seperti para pejabat lain yang latah dengan pemberitaan media.

Menyikapi hal tersebut, Senator asal Bali, I Kadek Arimbawa mengingatkan agar para politisi tidak main-main dan hanya sekedar latah. “Dolar sudah sakit sejak beberapa tahun lalu, kenapa baru sekarang ramai-ramai diberitakan di media?” ungkapnya heran. Anggota DPD RI ini juga mengharapkan para pemimpin Bali tidak memanfaatkan kondisi kesehatan Dolar untuk pencitraan di masyarakat.

Ketika ditanya mengenai isu yang menyebutkan Arimbawa tidak peduli pada kondisi seniman Bali, Arimbawa menjawab sembari tersenyum. “Kalau ada yang meragukan perhatian saya terhadap Dolar,silakan datang dan tanyakan langsung ke keluarga beliau.” ungkapnya. Arimbawa menyatakan bahwa jauh sebelum pemberitaan media dirinya sudah mengunjungi Dolar dan membantu Dolar berobat.

Arimbawa juga mengingatkan seluruh seniman agar belajar dari kondisi kesehatan Dolar saat ini. Saat karir sedang di puncak, jangan sampai kita terjerumus dalam aktivitas yang membahayakan kesehatan. “Saat ini yang dibutuhkan Dolar adalah murni dukungan moril dan bantuan agar kondisi beliau segera membaik. “Mari kita melakukan sharing berita secara bijak, sehingga tidak latah dengan berita yang menyesatkan.” ungkapnya singkat. (bbn/dev)