Pelawak yang jadi Senator Dua Periode (Pos Bali 26 April 2015)

SEDERET seniman dan artis nasional sukses terjun ke kancah politik, entah sebagi legislative, senator dan eksekutif. Namun menjadi politisi atau pejabat publikdua periode tidak semua artis bisa. Namun I Kadek Arimbawa alias Lolak (38) mampu membuktikan ia mampu menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dua periode dan kembali melenggang ke Senayan menjadi anggota DPD RI 2014-2019.

Senator 2 Periode

Suami dari Ni Made Suastini (Dek Ulik) merupakat satu-satunya dari empatanggota DPD RI pemilihan Bali yang kembali lolos, karena ketiga rekannya gagal mempertahankan kursi senatornya di Jakarta setelah perolehan suara mereka lebih rendah dari calon lain. Hasil perolehan suara cukup fantastis, yakni 161,607 suara menepati nomor urut dua setelah Arya Wedakarna. Lanjutkan Membaca

Iklan

Lolak Kunjungi Sang Senior di Rumah Sakit

Beritabali.com, Denpasar. Kunjungan Kadek “Lolak” Arimbawa ke Rumah Sakit Sanglah (17/2) lalu menjadi momen tersendiri bagi Lolak dan seniman drama gong Bali, I Wayan Tarma alias Dolar. Pertemuan keduanya seolah menjadi reuni pelawak beda generasi ini. Meski diwarnai canda dan gelak tawa, Dolar yang kini tidak dapat berbicara secara jelas, merasa terharu dan sempat menangis di depan senator asal Klungkung tersebut.

lolak Kunjungi Dolar

Arimbawa yang hadir sekitar pukul 11.40 siang di Ruang Nagasari RS. Sanglah sempat meminta maaf karena keterlambatannya menjenguk Dolar. “Sesampai di Bali tanggal 16 kemarin, tiang wenten ngayah di Banjar Babakan, Manggis, Karangasem bersama Yayasan Kesenian Bali. Sehingga tiang baru bisa hadir siang ini” ungkapnya. Lolak menyatakan bahwa dirinya tidak mau seperti para pejabat lain yang latah dengan pemberitaan media.

Menyikapi hal tersebut, Senator asal Bali, I Kadek Arimbawa mengingatkan agar para politisi tidak main-main dan hanya sekedar latah. “Dolar sudah sakit sejak beberapa tahun lalu, kenapa baru sekarang ramai-ramai diberitakan di media?” ungkapnya heran. Anggota DPD RI ini juga mengharapkan para pemimpin Bali tidak memanfaatkan kondisi kesehatan Dolar untuk pencitraan di masyarakat.

Ketika ditanya mengenai isu yang menyebutkan Arimbawa tidak peduli pada kondisi seniman Bali, Arimbawa menjawab sembari tersenyum. “Kalau ada yang meragukan perhatian saya terhadap Dolar,silakan datang dan tanyakan langsung ke keluarga beliau.” ungkapnya. Arimbawa menyatakan bahwa jauh sebelum pemberitaan media dirinya sudah mengunjungi Dolar dan membantu Dolar berobat.

Arimbawa juga mengingatkan seluruh seniman agar belajar dari kondisi kesehatan Dolar saat ini. Saat karir sedang di puncak, jangan sampai kita terjerumus dalam aktivitas yang membahayakan kesehatan. “Saat ini yang dibutuhkan Dolar adalah murni dukungan moril dan bantuan agar kondisi beliau segera membaik. “Mari kita melakukan sharing berita secara bijak, sehingga tidak latah dengan berita yang menyesatkan.” ungkapnya singkat. (bbn/dev)