Komite II DPD RI Gelar Advokasi Pembangunan Jembatan Kuning

Komite II DPD RI pada Selasa (7/2) kemarin, melakukan kegiatan Advokasi lanjutan terhadap pembangunan Jembatan Kuning yang menghubungkan Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan. Dalam kunjungan yang diikuti oleh enam orang senator itu, juga dirangkaikan pertemuan dengan Bupati Klungkung, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi, Kepala Dinas Pekerjaan Klungkung, Bendesa Nusa Lembongan dan tokoh masyarakat setempat. Lanjutkan Membaca

Iklan

Wujud Rasa Syukur Atas Taksu “Lolak”, Kadek Arimbawa Bantu Sound System di Pura Dalem Ped

posbali.com

KADEK “Lolak” Arimbawa yang merupakan seniman lawak menyadari betul nilai sekala niskala yang ada di Bali. Hal tersebut diungkapkannya saat ditanya soal motivasi pemberian bantuan di Pura Dalem Ped, Nusa Penida, Senin (12/10) lalu. Bantuan yang dimaksud adalah 4 paket sound system (alat pengeras suara) yang diserahkan kepada masing-masing pengempon Pura Dalem Ped, yakni Pura Segara, Pura Taman, Pura Ratu Gede, dan Pura Penataran. Lanjutkan Membaca

Reses DPD RI, Arimbawa dan YKB Hibur Masyarakat Nusa Penida

Bertepatan dengan pelaksanaan Reses Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Senator asal Desa Kamasan Klungkung, I Kadek Arimbawa juga membawa misi ganda ke Nusa Penida. Selain turun untuk menghimpun berbagai permasalahan di Nusa Penida, Arimbawa bersama Yayasan Kesenian Bali juga membawa beberapa artis dan pelawak untuk menghibur masyarakat yakni pada 26-29 Juli 2013.

???????????????????????????????

Tiga desa yang sukses dihibur adalah Desa Batu Mulapan, Desa Klumpu, dan Desa Pekraman Semaya. Masyarakat Nusa yang sejatinya memang “haus” akan hiburan pun sangat antusias dengan hiburan yang dibawakan oleh artis-artis YKB. Selain membawa pelawak yayasan, Perak dan Golek, ada pula penyanyi Yudi Kresna, Ari Kencana dan Penyanyi Dangdut Gek Atu.
Bahkan, pada hari terakhir pementasan di Desa Semaya, Lolak turut berganti jubah dan menghibur masyarakat Nusa Penida.

Senator yang akrab disapa Lolak tersebut menyatakan bahwa konsep ini sudah dilaksanakan sejak awal pengabdiannya di DPD RI. “Sebelum memulai hiburan, saya bersama staf ahli biasanya duduk dan berbincang dengan bendesa atau prajuru setempat. Disana kami berbincang tentang permasalahan yang dihadapi desa, termasuk potensi yang dimiliki.”ungkapnya. Lolak juga menyatakan tidak jarang perbincangan berlanjut tentang isu-isu politik yang berkembang mengingat antusiasnya bendesa dan prajuru dalam memberikan dukungan.

Pementasan yang berlangsung sekitar 2,5 jam tersebut benar-benar dimanfaatkan Lolak untuk menyampaikan berbagai perjuangannya di DPD RI. Bahkan, Lolak yang ikut menari di atas panggung memberikan motivasi masyarakat agar benar-benar mengeluarkan potensi yang ada di Nusa Penida. “Selama ini, NUsa Penida selalu menjadi daerah yang terabaikan. Padahal, Nusa Penida adalah telur emas yang sudah menetas, tinggal tunggu waktu saja.”pungkas Arimbawa yang pada Pileg 2014 mendatang menjadi satu-satunya Calon DPD RI asal Klungkung.