Pemprov Bali Berencana Bahas Nusa Penida Dengan Delapan Menteri, Arimbawa Ingatkan Soal Masterplan Pembangunan

Terkait dengan rencana pertemuan Pemerintah Provinsi Bali delapan menteri yang akan membahas pembangunan Nusa Penida, Anggota DPD RI Perwakilan Bali I Kadek Arimbawa meminta pemerintah Provinsi Bali mengutamakan  masterplan pembangunan Nusa Penida.

Senator yang merupakan putra asli Klungkung itu mengingatkan agar pembangunan di Nusa Penida jangan sampai tambal sulam. Ia menilai arus ada masterplan yang jelas dalam menentukan bagaimana wajah Nusa Penida kedepannya.

Ia juga memandang perlu ada zonasi dan pemetaan wilayah pariwisata di Nusa Penida. “Saat ini ada tiga pura utama di Nusa Penida yakni Pura Dalem Ped, Pura Giri Putri dan Pura Puncak Mundi, ketiganya harus tetap terlindung dari aktivitas pariwisata lewat penentuan batas kesucian pura. Dan semua itu harus diwujudkan dalam masterplan pembangunan yang dimaksud” tegas pria yang akrab disapa Lolak itu.

“Harus saya akui, banyak program yang disusun SKPD Pemprov seperti pengembangan pelabuhan ikan dan produk perikanan, pengembangan pariwisata serta  akses penghubung dengan Klungkung daratan. Namun semua itu tidak akan artinya jika kebutuhan mendasar belum bisa terpenuhi” ungkapnya

Ia justru menilai akan lebih bermanfaat jika kebutuhan seperti infrastruktur, air dan listrik menjadi fokus dan prioritas pembangunan Nusa Penida.

Senator yang juga Penggagas Yayasan Kesenian Bali ini bahkan mengkritisi pelaksanaan Nusa Penida Festival yang dinilainya kurang menghasilkan dampak bagi pariwisata Nusa Penida secara langsung.

“Logikanya begini, dalam konteks promosi harus dipersiapkan infrastrukturnya dulu, sumber daya manusia dan potensi lainnya. Jangan sampai ketika wisatawan datang dan merasakan langsung kondisi jalan, air yang kecrat kecrit dan listrik yang sering padam justru membuat mereka kecewa” tegasnya

Arimbawa menilai bahwa jika infrastruktur pendukung sudah terbangun dengan baik, wisatawan nyaman dan aktivitas dan perekonomian masyarakat akan meningkat.

Sementara itu, terkait rencana pembangunan Jembatan Kuning, Arimbawa menegaskan bahwa yang akan dibangun adalah jembatan Kuning seperti konsep sebelumnya. Ia mengaku telah berkomunikasi dengan Balai Pelaksana Wilayah V (Jawa Timur – Bali) bahwa yang diutamakan saat ini adalah segera membangun jembatan kuning agar aktivitas masyarakat Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan dapat kembali normal.

“Jangan sampai anggaran puluhan milyar untuk proyek membangun jembatan baru di Nusa Lembongan menjadi polemik, harus ada statement jelas karena masyarakat sudah sangat menunggu kapan perbaikan jembatan akan segera dimulai. Intinya kami akan terus mengawal agar pembangunan jembatan bisa segera terealisasi” ujar senator yang beberapa lalu telah melakukan tinjauan langsung ke lokasi ambruknya jembatan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s