Lolak : Hentikan Provokasi SARA, Pemerintah Jangan Kalah dengan Preman!

Berkembangnya kasus bentrok Lampung ternyata tidak berhenti di Lampung saja. Maraknya pesan berantai di media sosial justru menimbulkan permasalahan baru. Tidak sedikit yang mengutuk kekerasan terhadap warga Bali di Lampung. Bahkan beberapa diantaranya justru mengeluarkan pernyataan yang menjurus ke arah provokasi berpotensi menimbulkan kegaduhan baru.

Menyikapi hal ini, seniman Bali yang juga Anggota DPD RI mengaku geram terhadap para netizen dan pernyataan tokoh masyarakat yang dinilainya berlebihan. “Tidak seharusnya tokoh masyarakat menyampaikan pernyataan yang memprovokasi”, ungkapnya.

Ia mencontohkan beberapa pernyataan tokoh yang meminta menarik seluruh transmigran di luar Bali untuk kembali ke Bali. Padahal hal tersebut dinilainya merupakan sebuah pernyataan yang sifatnya hanya emosional.

“Mereka yang melontarkan ide itu seharusnya berpikir. Transmigran kita sudah banyak yang sudah sukses di luar Bali, memiliki aset bahkan menjadi pemimpin di luar daerah”. ujar pria kelahiran Klungkung yang juga memiliki keluarga transmigran di Lampung itu

Ia mengungkapkan bahwa seharusnya pemerintah lah yang harus menjamin dan memberikan keamanan bagi warga transmigran di luar daerah. Terlebih pada kasus terakhir oknum preman yang diduga menjadi penyebab awal pecahnya bentrokan kelompok di Lampung. “Pemerintah jangan sampai kalah dari preman!” tegasnya

Sehari pasca bentrok, Arimbawa sendiri mengaku telah menyampaikan rasa prihatin dan dukungan untuk warga trans Bali di Lampung. Hal tersebut dilihat dari akun twitter resminya @Arimbawa_DPDRI.

Sebagai tindak lanjut, mediasi antar kelompok dan penegakan hukum atas kasus ini harus menjadi fokus pemerintah daerah dan kepolisian. Arimbawa juga meminta komitmen tegas dari Pemerintah dan aparat penegak hukum agar kasus ini tidak lagi terulang.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s