KOMITMEN YKB DALAM UPAYA PELESTARIKAN SENI DAN BUDAYA

Hingga Jelang Akhir tahun 2015 Sukses Ngayah Di  200 Desa Se-Bali

 

Didirikan sebagai perwujudan janji politik saat pemilihan umum legislatif 2009 lalu, Yayasan Kesenian Bali (YKB) kini telah terbukti mampu secara konsisten berada dalam jalur pelestarian seni dan budaya Bali. Kala itu, I Kadek Arimbawa yang akrab disapa Lolak memang memiliki sebuah cita-cita untuk mendirikan sebuah yayasan di bidang seni dan budaya yang mampu memberdayakan dan mengembangkan potensi seni di masing-masing desa di Bali.

Seiring perjalanan waktu, beberapa program YKB juga secara nyata dirasakan oleh masyarakat.  Mulai dari program ngayah ke desa pekraman, desa swadaya, serta pemberian Anugrah Pelestari Budaya kepada para seniman yang dinilai memberi kontribusi maksimal bagi pelestarian seni dan budaya di daerahnya.

Dalam sebuah kesempatan saat ditemui di Denpasar, I Kadek Arimbawa yang merupakan inisiator dan Pendiri Yayasan Kesenian Bali memaparkan, selama tahun 2015 ini, YKB telah sukses melaksanakan program ngayah dan memberikan ilen-ilen serta hiburan gratis hampir di 200 desa pekraman se-Bali.

“Tim Administrasi kami juga selalu melakukan verifikasi terhadap seluruh pengajuan yang masuk, sehingga kita berharap agar kegiatan ngayah ini dapat dilakukan secara merata di seluruh Bali” paparnya. Hal itu didasarkan pada besarnya permintaan masyarakat yang mengajukan permohonan kepada yayasan. Terlebih saat hari –hari tertentu, dalam satu hari kami bisa menerima beberapa pengajuan di pura yang berbeda.

Arimbawa juga menekankan bahwa anggaran masih menjadi sedikit kendala dalam melaksanakan kegiatan ngayah ini. Besarnya animo masyarakat untuk mengajukan ilen-ilen gratis tidak dapat disetujui seluruhnya karena memang pembiayaan yayasan masih sangat tergatung pada gaji Arimbawa selaku Anggota DPD RI. “Logikanya sederhana, hampir 60% lebih gaji yang tiang peroleh sebenarnya sudah langsung tiang alihkan lagi ke masyarakat Bali melalui pemberian ilen-ilen gratis ini” ungkapnya.

Saat disinggung mengenai perayaan HUT YKB ke VI pemberian penghargaan Anugerah Pelestari Budaya pada tahun 2016 nanti, Arimbawa menyatakan bahwa ia telah menyiapkan sebuah perayaan konsep sederhana bersama beberapa panti asuhan di Bali. “Astungkara, kami juga sudah membentuk tim penilai dan menentukan beberapa nominator yang layak mendapat penghargaan. Mohon doa dari masyarakat sehingga acara HUT YKB nanti dapat berjalan dengan lancar” pintanya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s