Karya Ngenteg Linggih Pura Penataran Desa Adat Sulahan, I Kadek Arimbawa Serahkan Punia Satu Ekor Kerbau

POSBALI.COM

I Kadek Arimbawa (nomor 2 dari kanan) bersama Yayasan Kesenian Bali (YKB), usai menyerahkan bantuan dana punia berupa satu ekor kerbau dalam Karya Memungkah, Ngenteg Linggih, Mendak Nuntun, serta Mendem Pedagingan di Pura Penataran Desa adat Sulahan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli.

ANGGOTA DPD RI, I Kadek Arimbawa bersama Yayasan Kesenian Bali (YKB) menyerahkan bantuan dana punia berupa satu ekor kerbau dalam Karya Memungkah, Ngenteg Linggih, Mendak Nuntun, serta Mendem Pedagingan di Pura Penataran Desa adat Sulahan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, Sabtu, (24/10) lalu.

Penyerahan bantuan dari Senator RI Perwakilan Bali itu diterima oleh Kelian Adat Desa Sulahan, I Ketut Dugdug serta disaksikan puluhan masyarakat desa setempat. Dalam kesempatan tersebut. Bendesa Adat Sulahan menyampaikan ucapan terimakasih atas perhatian yang diberikan oleh Arimbawa untuk mendukung pelaksanaan karya di Pura Penataran Desa Adat Sulahan. “Kita sangat terbantu dengan perhatian Pak Kadek, karena sangat berguna dan meringankan beban masyarakat kami yang sedang menggelar upacara agama,” ucapnya.

Sementara itu, Kadek Arimbawa menyatakan bahwa punia ini merupakan wujud komitmen dalam menjaga kedekatannya dengan masyarakat serta bentuk dukungan dalam pelaksanaan karya di Desa Adat Sulahan, disamping program rutin Ngayah dan pementasan hiburan gratis yang dilaksanakan ke seluruh desa pekraman di Bali melalui Yayasan Kesenian Bali.

Pria yang akrab disapa Lolak itu juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan masyarakat Bangli, khususnya di Desa Sulahan yang sangat luar biasa dalam Pileg 2014 yang lalu sehingga saya dapat terus menjadi abdi masyarakat serta konsisten ngayah ke Desa Pekraman seluruh Bali, “Semoga punia berupa kerbau anggrek bulan ini dapat digunakan sesuai peruntukannya dan terpenting karya ini dapat berjalan dengan lancar,” tegasnya.

Ia menyampaikan bahwa Yayasan Kesenian Bali yang didirikannya memiliki misi khusus dalam pemberdayaan seni dan budaya serta mendukung kegiatan sosial keagaaman. Ia juga menyerukan kepada panitia karya dan masyarakat pada umumnya untuk mengukur kemampuan yang terkait dengan upacara. “Kita harus mulat sarira, upacara agama yang dilaksanakan oleh umat Hindu, tidak seharusnya memiskinkan umat,” imbuhnya. nan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s